Lampu indikator mesin menyala

Kemarin ada rekan saya yang bertanya kepada saya melalui WA, dia menanyakan tentang teknologi terbaru ke saya,trus ada pertanyaan tentang lampu cek engine. Dia bertanya mobil-mobil sekarang ga ada lampu cek engine ya?

180px-motorkontrollleuchte-svg

Memang dibeberapa merk ada yang sudah tidak menggunakan lampu indikator mesin ini. Saya kebetulan ada contoh dua gambar dari dua buah mobil. Yang pertama adalah dari Mitsubishi Pajero Sport dan satu lagi mobil BMW X5.

Bila di Pajero Sport ada lampu milnya, sedangkan yang satu BMW X5 tidak ada. Trus untuk BMW nya gimana ya?

Sebelum saya mau bagi dulu tentang apa sih indikator mesin yang saya maksud diatas? Yang saya maksud adalah MIL (Mulfunction Indicator Lamp) atau ada yang menyebutnya check engine light (kalau dulu di sebuah bengkel mereka kompak menyebutnya lampu helikopter)

Lanjut dulu, jadi MIL ini berfungsi untuk memberi informasi apabila ada permasalahan pada engine management system yang di kontrol oleh komputer atau kalau kita lebih mengenalnya dengan sebutan EFI untuk mesin bensin dan Common Rail untuk mesin diesel. Lampu ini dapat kita temukan di dashboard mobil. Untuk warnanya biasanya orange atau mungkin ada yang merah.

Untuk beberapa kendaraan sekarang sudah menggunakan display tulisan, di dashboard

Bagaimana kerjanya MIL?

Jadi kalau kunci kontak ON, lampu MIL harus menyala, dan ketika mesin hidup maka lampu MIL harus padam. Artinya mesin bekerja dengan baik. Kalau MIL menyala terus ketika mesin hidup artinya ada permasalahan pada sistem mesin anda.

Apa yang harus saya lakukan?

Apabila anda pemilik kendaraan, memang lebih tepat hubungi bengkel langganan anda.

Kan panik mas!!

Coba perhatikan lagi mesin anda, apa ada perubahan suara mesin menjadi kasar, berisik, dll? Kalau engga, bisa tenang dikit. Seharusnya kalau lampu chek engine hubunganya lebih ke sistem manajemen mesin dan hampir semua mobil mempunyai mode limp home (maksudnya mode darurat) ada yang tidak bisa di gas, ada yang rpm (putaran mesin jadi tinggi). Sebenarnya yang perlu sangat anda waspadai jika yang nyala adalah indikator lain di dashboard anda yang berwarna merah

Jadi bahaya engga?

Yang jelas perfoma mesin jadi tidak baik. Lebih boros bahan bakar. Ada juga yang maksa tetep jalan (dulu banyak taksi di surabaya yang cek enginenya nyala) dll. Tapi kalau dibiarkan akan menyebabkan permasalahan lain pada mesin.

Rusaknya apa ya?

Jadi Mesti ke bengkel, karena harus pakai alat namanya scanner buat cari tahu masalahnya apa.

Jadi rusaknya apa!

Banyak juga sih, mungkin tak bagi aja yang pernah saya alami

  1. Oxygen sensor / lamda sensor (agak sering sih)
  2. Catalitic Converter (biasanya nuduhnya ke oxygen sensor, hati-hati!)
  3. Camshaft position sensor (pernah saya alami di chevrolet). tapi biasanya mesin mati, kecuali masalah timing belt yang lompat (pernah saya alami di harrier gara-gara habis ganti timing belt ditempat lain)
  4. Masalah pengapian (misal ada masalah di busi atau coil)
  5. Ganti busi asal tanpa memperhatikan kode busi (pernah saya alami di avanza)
  6. Air mass sensor (cukup sering juga)
  7. Injektor kotor, dll

Jadi ?????? masak mau di coba ganti semua? Lebih baik pakai scanner dulu, baru periksa selanjutnya.

Salam kunci

@septapw

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tips otomotif. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s